
LAMONGAN — MI Unggulan Sabilillah (MIUS) Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam karakter, percaya diri, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa Madrasah (LDKSM) bagi pengurus Competent Student Islamic Organization (CSIO) periode 2025–2026.
Setelah sukses menggelar Pemilu Mini yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh siswa, terpilihlah para pengurus CSIO dari berbagai departemen. Sebanyak 46 siswa terpilih mengikuti LDKSM yang dilaksanakan pada Sabtu–Ahad, 2–3 Agustus 2025 di Villa Panorama, Pacet – Mojokerto.
Para peserta merupakan perwakilan dari pengurus inti dan lima departemen, yaitu:
- Departemen Keimanan dan Ketakwaan
- Departemen Cinta Tanah Air dan Bela Negara
- Departemen Kesehatan, Prestasi, dan Olahraga
- Departemen Seni Budaya dan Kreasi
- Departemen Keamanan, Ketertiban, dan Kekeluargaan
Hari pertama, peserta berangkat bersama-sama dengan penuh antusias. Setelah registrasi dan ISHOMA, acara dibuka secara resmi oleh Kepala MIUS, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA, yang menekankan pentingnya kepemimpinan yang dilandasi akhlakul karimah dan tanggung jawab.Suasana semakin berkesan dengan kehadiran guru tamu dari Kanada, Ms. Joanie Martineau, yang memberikan sesi motivasi untuk membangun kepercayaan diri dan komunikasi efektif di usia dini.
Selanjutnya, peserta mengikuti pembekalan materi seperti pembacaan tata tertib, penyampaian draft AD/ART organisasi, diskusi penyusunan program kerja sesuai departemen, hingga sesi Malam Inagurasi yang penuh keakraban yang dipandu oleh Ustadzah Ika dan Ustadzah Wiwin.
Hari kedua dimulai dini hari dengan tadabbur alam dan sholat malam bersama Ustadz Ali Marzuqi. Dilanjutkan dengan sholat shubuh dan kultum, senam ceria bersama Ustadzah Olin dan Ustadzah Rabi’ah, serta outbound seru yang dipandu oleh guru-guru pembimbing sebagai media pengembangan teamwork dan kepemimpinan di lapangan
Acara ditutup dengan sesi refleksi dan penutupan resmi, serta diakhiri dengan Sayonara yang menjadi momen haru perpisahan peserta dengan ustadz-ustadzah pembina.
“LDKSM ini bukan sekadar agenda tahunan, tapi merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muslim yang mampu menjadi pemimpin di masa depan, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun di jenjang pendidikan berikutnya. Kami berharap anak-anak memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan menjadi contoh teladan di manapun mereka berada,” ungkap Ustadzah Uswah, sapaan akrab Kepala MIUS Lamongan
Tak hanya siswa yang dilibatkan, MIUS juga menggelar Pemilihan Pengurus Paguyuban MIUS yang diikuti oleh perwakilan wali murid secara demokratis. Keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung program-program madrasah menjadi kunci terwujudnya sinergi yang positif antara sekolah dan keluarga dalam membentuk ekosistem pendidikan yang berkualitas
Program pembinaan organisasi di MIUS terbukti mencetak kader-kader unggulan yang tak jarang melanjutkan kepemimpinan di OSIS tingkat SMP/MTs hingga aktif di organisasi kampus. MIUS percaya, pemimpin yang baik dibentuk melalui proses, pengalaman, dan teladan, serta pembiasaan nilai-nilai islami yang kuat.
Melalui LDKSM ini, MIUS kembali menegaskan jati dirinya sebagai madrasah yang tidak hanya mengajar ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, akhlakul karimah, dan semangat kepemimpinan untuk menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai keislaman.


