Lamongan — MI Unggulan Sabilillah (MIUS) Lamongan menggelar Imtihan dan Wisuda Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) serta Tahfidz Al-Qur’an Metode Al Ghaffar pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di halaman MIUS Lamongan. Kegiatan berlangsung khidmat, anggun, dan penuh haru, disaksikan oleh wali murid serta para tamu undangan.

Sebanyak 86 siswa mengikuti prosesi wisuda, yang terdiri atas 25 peserta Tahfidz Al-Qur’an dan 61 peserta Wisuda BTA. Para wisudawan tampil menawan dalam balutan busana syar’i berwarna ungu dan putih, mencerminkan kesucian niat dan kemuliaan Al-Qur’an yang mereka pelajari. Peserta tahfidz yang diwisuda merupakan penghafal Juz 30, Juz 1, dan Juz 3.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Sabilillah, Gus Ongky Wijaya Ismail Putra, ST, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Bapak H. Mohammad Mukhlisin Mufa, Pengawas MI Kecamatan Lamongan, Ibu Dr. Hj. Hartini, M.Pd, Kepala MTs Unggulan Sabilillah Lamongan, serta Kepala MA Unggulan Sabilillah Lamongan.

Dalam sambutannya, Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Uswatun Hasanah, menyampaikan bahwa capaian para siswa merupakan buah dari ketekunan, kesabaran, dan pendampingan berkelanjutan para ustadz dan ustadzah. Ia berharap wisuda ini menjadi pemantik semangat bagi para siswa untuk terus menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Bapak H. Mohammad Mukhlisin Mufa, dalam arahannya menegaskan bahwa wisuda Al-Qur’an merupakan langkah awal yang sangat penting bagi masa depan anak-anak.
“Ini adalah awal. Anak-anak yang tampil hari ini insyaallah akan menjadi anak-anak yang sukses dunia dan akhirat,” tutur beliau. Beliau juga mengapresiasi para wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MI Unggulan Sabilillah Lamongan, karena madrasah dinilai mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan keagamaan sejak dini.

Suasana haru semakin terasa ketika Ibunda dari ananda Fikriyah Nur Asyrifatul Ummah, salah satu peserta wisuda tahfidz, menyampaikan sambutan mewakili wali santri wisudawan. Dengan mata berkaca-kaca, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada MIUS atas bimbingan para ustadz dan ustadzah yang telah mengantarkan putra-putri menjadi penghafal Al-Qur’an, sembari menyaksikan para wisudawan berdiri gagah dan penuh percaya diri di atas panggung.

Tamu istimewa dalam kegiatan ini adalah Ibu Nyai Hj. Nur Hannah Zamzami, Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo Kediri. Puncak acara diisi dengan mau’idhoh hasanah yang sarat makna. Salah satu pesan beliau yang membekas di hati para hadirin adalah,
“Dalam belajar Al-Qur’an, yang berhasil bukan yang paling cepat, namun yang paling setia.”

Lantunan sholawat Ibu Nyai diiringi oleh tim sholawat Pondok Pesantren Putri Al Baqoroh Lirboyo mengalun lembut menembus kalbu, menggema penuh kekhusyukan, dan meneteskan haru di setiap hati yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, MI Unggulan Sabilillah Lamongan juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi kelas 1 hingga kelas 6 berupa sertifikat apresiasi. Selain itu, penghargaan diberikan kepada guru-guru berprestasi, yakni Ustadzah Istika Nurdiana, S.Pd sebagai Guru Inspiratif, Ustadzah Robiah Al Adawiyah, S.Pd sebagai Guru Edukatif, serta Ustadz Misbachul Fanani, S.Ag sebagai Guru Deduktif.

Usai rangkaian acara wisuda dan penghargaan, kegiatan dilanjutkan dengan penerimaan laporan hasil belajar siswa kelas 1 hingga kelas 6 oleh para wali murid. Momen ini menjadi penutup yang bermakna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pendidikan sekaligus penguatan sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.

Melalui kegiatan ini, MI Unggulan Sabilillah Lamongan meneguhkan komitmennya dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menapaki kehidupan dunia dan akhirat dengan cahaya Al-Qur’an.