Pada Jumat, 1 Agustus 2025, MI Unggulan Sabilillah Lamongan mendapat kehormatan menerima kunjungan dari tim peneliti UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo dalam rangka melaksanakan penelitian berjudul:
“Blue Ocean Strategy dalam Pengembangan Madrasah Unggulan Sabilillah.”

Tim peneliti yang hadir dipimpin oleh Dr. M. Syafiq Humaisi, M.Pd (Ketua), bersama anggota Ahmad Bashori, M.Pd dan Ahmad Mazaki Arifin. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala Madrasah, Ustadzah Uswatun Hasanah, M.A., beserta jajaran dewan guru dalam suasana penuh keakraban dan diskusi yang bermakna.

Dalam sambutannya, Ustadzah Uswatun Hasanah menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan besar. “Sebuah penghormatan bagi kami atas kepercayaan sehingga MI Unggulan Sabilillah menjadi pilihan penelitian. Semoga penelitian ini membawa manfaat dan dapat memberi inspirasi bagi pengembangan madrasah di tingkat nasional,” tutur beliau.

Dr. M. Syafiq Humaisi dalam perkenalannya menyampaikan maksud kedatangan tim:
“ Kami memohon izin untuk melaksanakan penelitian terkait Blue Ocean Strategy. Penelitian ini merupakan bagian dari program Litapdimas Kemenag 2025.”

Lebih lanjut, beliau menambahkan alasan pemilihan MI Unggulan Sabilillah sebagai lokasi penelitian:

  1. Berdasarkan pelacakan, baik secara digital maupun prestasi riil, MIUS Lamongan merupakan salah satu madrasah model yang menjadi rujukan nasional.
  2. MIUS Lamongan adalah salah satu dari sedikit MI di Indonesia yang telah menerapkan Good Islamic School Governance dengan baik.

Dengan dasar tersebut, penelitian ini diharapkan dapat menemukan role model madrasah unggulan yang bisa menjadi inspirasi di tingkat nasional. Tim peneliti juga menyampaikan rencana akan hadir kembali pada Kamis, 7 Agustus 2025 untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan surat izin penelitian secara resmi.

Semoga kegiatan penelitian ini dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan madrasah unggulan, tidak hanya di Lamongan tetapi juga di seluruh Indonesia.